MENTAL BLOCK ( LIMITING BELIEFS )

Mental Block atau Limiting Beliefs adalah  keyakinan-keyakinan yang menghambat gerak/aktifitas seseorang. Mental Block adakalanya baik untuk kehidupan seseorang akan tetapi begitu banyak dampak buruknya bagi orang tersebut.

Bagaimana Mental Block ini terbentuk dan dimana dia tersimpan ? Mental Block terbentuk melalui proses informasi-informasi baik yang bersifat Visual ( penglihatan ), Auditory ( pendengaran ) maupun Kinestetic ( perasaan ), dimana informasi tersebut diyakini kebenarannya dan jadilah ia Representational system yang kemudian dapat mempengaruhi kehidupan orang tersebut. Representational system ini tersimpan di pikiran bawah sadar seseorang yang sewaktu-waktu berperan mengendalikan kehidupannya.  Siapa yang menyimpannya? siapa lagi kalau bukan orang itu sendiri yang menyimpannya, sehingga kalau mental block  yang tidak memberdayakan/menghambat gerak kehidupan seseorang tidak dihilangkan, maka selamanya gerak hidup orang tersebut tidak ada perubahan dalam taraf  hidup orang tersebut dan  tidak ada yang bisa menghilangkannya melainkan orang tersebut lah yang dapat menghilangkannya. Mungkin Anda bertanya, bagaimana cara menghilangkannya? sebetulnya sederhana saja, dengan menyadari bahwa keyakinan-keyakinan yang selama ini  Anda yakini dan nyata-nyata telah menterpurukan kehidupan Anda, itu sudah langkah awal yang positif untuk menghilangkan mental block seseorang, karena dengan menyadari keyakinan itu saalah, maka seseorang akan berusaha mencari yang benarnya seperti apa.

Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengendalikan dan memberdayakan potensi pikiran ( Energize the Inner Power ) bahkan sangat perlu dilakukan  merubah Mind Set pikiran dengan menginstal program-program yang memberdayakan kehidupan kita dengan mengabaikan Mental Block pada diri/pikiran  atau tanpa ada yang menghalanginya .

Sebagaimana disebutkan diatas, bahwa Mental Block terbentuk melalui Informasi-informasi, maka dengan menyadari bahwa seseorang tidak pernah tidak berkomunikasi ( presupposisi of  NLP ), maka melalui komunikasi inilah Mental Block  terbentuk dan hal itu berlangsung sejak seseorang masih balita sampai saat ini.  Komunikasi bisa satu arah maupun dua arah, bisa berasal dari Orang tua, Guru, teman sekolah, lingkungan, atau orang-orang yang berpengaruh dalam kehidupannya, dll.

Dan yang paling menentukan mental Block  terbentuk adalah masuknya informasi  secara berulang-ulang ( repetition ) atau melalui sugesti-sugesti yang ditanamkan dan juga ketika emosi sedang memuncak.

Ketiga kondisi inilah yang memungkinkan terbentuknya Mental Block di dalam pikiran bawah sadar seseorang dan dijadikan sebuah keyakinan sehingga dapat mempengaruhi gerak kehidupannya dalam waktu yang panjang sampai orang tersebut menyadari bahwa keyakinan itu adalah SALAH.

Berikut adalah contoh-contoh Mental Block yang menghambat gerak kehidupan seseorang baik melalui statement yang diucapkannya maupun yang tidak diucapkannya:

1. Saya memang tidak cerdas; 2. Saya tidak mampu melakukan nya; 3. Dari dulu Saya memang seperti ini; 4. Saya memang seorang pemalu, pemalas ; 5. Saya tidak ganteng/cantik; 6. Keturunan Saya orang biasa-biasa saja; 7. Pendidikan Saya hanya SMA; 8. Fisik saya tidak menunjang; 9. Memang ini sudah nasib Saya; 10. Saya gengsi melakukan pekerjaan itu; 11.  ……..silakan Anda cari sendiri keyakinan-keyakinan yang salah yang selama ini membelenggu Anda sehingga keadaan Anda seperti sekarang dan berusahalah menghilangkannya.

Oleh karenanya Mental Block ini harus segera di kurangi kalau  belum bisa dihilangkan sama sekali,  lihat apa dampaknya buat Anda dimasa mendatang. Selamat merubah Mind Set pikiran Anda. Dan katakan Yes semuanya serba mungkin Saya lakukan sepanjang Saya punya sumber yang dianugrahkan oleh Allah SWT.  Ingat Surat Al-Isra ayat 70, yg artinya “Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan[862], Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.“.( Al-Isra : 70 ).

 

 

Tagged on:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *