MEMBUAT IMPIAN BESAR ( CREAT YOUR GREAT DREAM )

Salah satu cara memberdayakan pikiran bawah sadar kita adalah dengan membiasakan diri membuat impian-impian, bahkan berani membuat Impian besar sekalipun. Namun hal ini tidak akan dapat dilakukan manakala masih tersisa Blok Mental yang kita ciptakan sendiri. Itulah sebanya penulis sengaja membahas masalah Blok Mental terlebih dahulu dalam serial Pemberdayaan Diri ( To Empowering ).

Kalau dalam tidur kita biasa bermimpi, namun hal itu muncul begitu saja, bahkan ada yang mengatakan mimpi itu adalah hasil pikiran yang tidak selesai diwaktu terjaga ( siang ). Bahasa mimpi adalah bahasa imaginasi, bila mimpi yang indah itu muncul dikala kita tertidur kita merasakan bahagia saat itu bahkan terbawa hingga kita terjaga, demikian halnya manakala mimpi yang muncul adalah mimpi yang buruk, kitapun merasakannya bahkan hingga kita terjaga.

Merasakan mimpi adalah melibatkan emosi yang ada dalam diri kita, setiap orang dewasa pasti pernah merasakan mimpi bersenggama dengan lawan jenisnya, bagaimana rasanya? seperti itulah ketika kita merealisasikannya dalam kehidupan berumah tangga. Jadi apa yang kita imaginasikan ketika kita melibatkan emosinya maka tidak berbeda dengan realitanya.

Bagaimana mungkin kiita bisa membuat mimpi sendiri,  jawabnya mungkin saja, karena kita menggunakan bahasa yang sama yaitu IMAGINASI. Jadi kalau kita mampu berimajinasi tentang sesuatu hal, maka disaat itu pula kita mampu membuat sebuah mimpi, karena mimpi tidak lain adalah KEINGINAN, maka keinginan itu kita jadikan TUJUAN dan Tujuan itulah yang kita jadikan Mimpi.

Dalam ungkapannya Seoran Motivator Dunia pernah mengatakan bahwa :” Sebuah keinginan ( mimpi ) bila hanya sekedar dikatakan, Anda hanya akan berharap 10 % keberhasilannya, Bila impian itu dikatakan dan dibaayangkan hasil akhirnya, maka Anda akan mengharapkan 55 % keberhasilannya, namun bila sebuah mimpi dikatakan, dibayangkan hasil akhirnya dan dilibatkan emosinya sambil membayangkan, mendengarkan dan merasakan sensasinya, maka Anda akan berharap 100 % keberhasilannya ” ( Anthony Robin ).

Tidak ada halangan untuk kita membuat impian besar kecuali diri kita sendiri yang menghalangi, itulak Blok Mental.

Membuat mimpi ( Tujuan ) harus mengikuti beberapa syarat sekecil atau sebesar apapun impian itu, diantaranya adalah sbb:

1. Mimpi harus disengaja dan yang realistis ( dapat diimaginasikan )

2. Bentuk mimpi harus spesifik ( Waktunya kapan, dimana, dimensi/ukurannya, warnanya, bentuknya, Mereknya, dl., yg spesifik.

3. Ada sumber yang dimiliki ( Sumber terbesar yg kita miliki adalah Pikiran waras, Fisik sehat, Kesempatan, Iman yg memadai ).

4. Saat melibatkan Emosi, Gelombang pikiran harus berada pada Gelombang Alfa ( 8 s/d 13 Hz ) atau Tetha ( 3 s/d 13 Hz ). Ciri Gelpombang Alfa adalah ketika Anda merasaakan Tenang, Nyaman, Santai, Relex dan Anda Fokus pada Impian anda .

Hal ini dapat anda lakukan sendiri disaat akan tidur atau bangun tidur . Sedangkan ciri anda berada dalam gelombang Tetha adalah ketika Anda sedang terhypnotis oleh seorang ahli Therapis Hypnosis. bersambung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *