Ada sebuah pengalaman yang terjadi pada seorang Electrician di Kapal Laut milik sebuah Perusahaan Pelayaran Kargo. Elect ini terikat kontrak 1 tahun dengan Perusahaan tersebut. Suatu ketika si Elect yang sudah Senior ini dapat tugas memasang AC. Split di Ruangan Kapten Kapal dengan Kapasitas AC 1 KW/220 volt.

Selesai AC. dipasang, Sang Elect ingin memasang MCB., maka berapa nilai MCB. yang harus dipasang, secara sederhana dengan pengetahuan yg ada, dihitunglah bahwa nilai MCB yang harus dipasang adalah lebih besar sedikit dari Nilai Arus ( I ) yang akan dipakai oleh AC Split tersebut. Untuk mencarai Nilai Arusnya si Elect menggunakan Rumus Umum Daya yaitu P = V x I Watt, maka I = P/V  Amp. didapatlah Nilai Arusnya adalah : 1000/220 = 4,5 A. Ini berarti dia harus pasang MCB yang nilainya 6 A. LOgis kan?. Akan tetapi apa yang terjadi, baru saja AC dihidupkan, maka MCB yang 6 Ampere tersebut turun ( terputus ), sehingga AC. pun Mati.

Si Elect tidak kehilangan akal, dia coba ganti MCB dg memasang yang nilainya lebih tinggi yaitu 10 A. apa yang terjadi, ternyata agak beberapa lama MCB itupun turun kembali alias AC nya mati lagi. Tidak berani mengganti dg yang lebih besar lagi, akhir sang Elect lapor ke Kapten bahwa AC nya bermasalah karena sudah dipasang MCB yang lebih besar dari yang seharusnya ( menurut si Elect ). MCB masih turun juga.

Menerima laporan dari sang Elect sang Kapten melapor kepada Superintendent di darat dan diceritakanlah laporan si Elect tadi oleh si Kapten kpd. Superintendent, dan jawaban Superintendent adalah agar si Elect membuat coret coretan perhitungan nilai MCB yang harus dipasang. Setelah dibuat dan diserahkan ke Kapten, sang Kaptenpun meneruskannya kepada Superintendent. Selang beberapa lama ada jawaban dari Superintendent dengan rekomendasi ” Agar Elect anda turun dulu dan minta beliau belajar lagi di darat “. Mengejutkan bukan? ya terutama bagi sang Elect. yang sudah ¬†Senior dan selama ini tidak ada masalah dengan pekerjaan sehari-harinya.

Itulah kisah seorang Electrician yang hanya dengan modal pengalaman yang sedikit berbekal Pengetahuan penunjang dari pengalamannya.

Kesalahan apa yang sebenarnya terjadi pada diri si Elect. sehingga harus menjadi korban ayng tidak bisa meneruskan Kontraknya yang baru dijalaninya separoh Kontrak?. Dan Kemana si Elect. belajar menambah pengetahuan Kelistrikannya? Jawabannya bersambung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *